by

TIM PENANGGULANGAN KONFLIK SATWA SPTN WILAYAH II BASERAH MUSNAHKAN SEMBILAN JERAT SATWA

Baserah, Sabtu 22 Februari 2020 – Tim penanggulangan konflik satwa yang terdiri dari Balai TN Tesso Nilo dan Yayasan TNTN yang tengah berpatroli, menemukan jerat satwa yang telah terpasang. Jerat-jerat tersebut terpasang di wilayah buffer zone (merupakan areal green belt PT. RAPP) yang masuk ke dalam wilayah  Desa Gunung Melintang  (desa penyangga).

Patroli pemusnahan jerat memang sedang gencar dilakukan petugas TN Tesso Nilo untuk melindungi satwa-satwa dari oknum-oknum pemburu yang banyak berkeliaran.  Jerat-jerat yang terpasang sangat berdekatan dengan jalur lintasan satwa terancam punah gajah Sumatera.

Saat menemukan jerat, tim langsung melakukan tindakan pemusnahan dengan mencabut dan memutus jerat yang berjumlah sebanyak 9 (Sembilan) buah jerat. Jerat berbahan tali nilon yang masing-masing sepanjang dua meter tersebut  setelah dimusnahkan kemudian diamankan di kantor SPTN wilayah II Baserah. Posisi jerat ditemukan hanya berjarak lebih kurang 1,7 KM dari Kantor SPTN II Baserah. Ketua tim Bapak Amir Hamzah, A.md menyatakan bahwa jerat-jerat tersebut sangat membahayakan satwa. Tim selain melakukan pemusnahan jerat juga melakukan sosilasasi kepada masyarakat agar tidak menggunakan jerat untuk menangkap satwa dikawasan TN Tesso Nilo.

Kepala Balai TN Tesso Nilo Bapak Ir. Halasan Tulus mangungkapkan bahwa Balai TN Tesso Nilo memiliki komitmen tinggi dalam memberantas jerat satwa yang dipasang oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab, “patroli rutin akan terus kita laksanakan agar tidak ada lagi satwa yang terperangkap dan menjadi korban” terang Kepala Balai.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed